Friday, 05 March 2010 02:12
Seiring perkembangan zaman, banyak sekali masalah kesehatan wanita yang muncul dan belum tertangani dengan baik, termasuk tingginya angka kehamilan wanita usia muda, tingginya angka kematian ibu melahirkan, tingginya angka abortus bayi hingga masalah kekerasan rumah tangga.
Tentu saja, banyak masalah kesehatan lain yang perlu menjadi perhatian seperti diabetes saat kehamilan, penyakit infeksi HIV/AIDS pada wanita, hingga penyakit kronis seperti kanker serviks.
Mengapa prevalensi problem kesehatan wanita ini masih tinggi? Padahal di zaman yang sudah bisa dibilang maju ini, banyak wanita sudah bekerja dan bisa mandiri? Salah satu penyebab tingginya angka permasalahan wanita ini dikarenakan karena minimnya pengetahuan serta kepedulian terhadap wanita serta permasalahan pada diri mereka.








Sampai saat ini Indonesia yang berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa baru memiliki 173 dokter spesialis bedah saraf, jumlah itu tersebar tidak merata di seluruh Indonesia. Idealnya, rasio ahli bedah saraf adalah 1:100.000, berarti diperlukan sekitar 2000 dokter.
Sari, ibu dari Putera (6), belakangan bertanya-tanya tentang kenormalan organ vital anaknya. Dia merasa pertumbuhan penis putranya tidak sesuai usianya.